Langsung ke konten utama

Catatan Kajian : Ibadah Mahdhah dan Muamalat

 

    Kajian ini merupakan rangkaian acara mimbar online Ramadhan yang diselenggarakan oleh Masjid Kampus UGM. Pada sesi sore ini, tema yang diangkat adalah ibadah mahdhah dan muamalah yang dibawakan oleh Ir. H. Azman Latief.

    Kajian ini dibuka dengan pertanyaan mengenai tujuan kita hidup di dunia. Hidup kita perlu diniatkan untuk senantiasa beribadah kepada Allah, sesuai dengan firman-Nya dalam Surah Adz-Dzariyat ayat ke-56, “Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku”. Beribadah pun ada dua jenis, ibadah khusus (ibadah mahdhah) dan ibadah umum (di luar khusus tadi).

Ibadah mahdhah tadi contohnya shalat, puasa, haji, dkk. Semua ibadah mahdhah ini dilarang dilakukan kecuali ada tuntunannya, Dalam beribadah khusus harus sesuai dengan yang dicontohkan oleh Rasulullah Muhammad, contohnya shalat yang dimulai dengan takbiratul ihram hingga salam. Tidak boleh menambahkan sesuatu di dalam ibadah tersebut (bid’ah), namun di luar rukun ibadah tadi diperbolehkan. Jangan sampai kita melakukan perbuatan bi’dah dalam ibadah mahdhah atau sesuatu yg tidak ada tuntunan dari Rasulullah karena balasannya sangat pedih.

Ibadah umum (muamalah) berlaku kaidah sebaliknya, semua itu boleh dikerjakan kecuali yang ada larangannya. Contohnya makan, kita boleh makan apa saja selain yang ada larangannya (misalnya larangan untuk memakan hal-hal tertentu, seperti bangkai dan babi). Hal lain misalnya berpakaian, bebas berpakaian apa saja, kecuali menggunakan pakaian yang menunjukkan auratnya. Dalam ibadah umum ini bebas dan tidak terkait dengan dalil tertentu, agama tidak kaku dalam mengatur hal muamalah ini.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menyosong Bulan Mulia

ALLAHUMMA BAARIK LANAA FII ROJAB WA SYA’BAN WA BALLIGHNAA ROMADHAN Ya Allah, berkahilah kami di Bulan Rajab dan Sya’ban, serta perjumpakanlah kami dengan Bulan Ramadhan

Catatan Kajian : Sinergi Ilmu Filsafat dan Agama di Era Pandemi

  Pembicara : Dr. Rizal Mustansyir, M.Hum. Kajian kali ini diadakan oleh Masjid Kampus UGM dalam kanal YouTube-nya. Kajian ini dilakukan dalam menyebut Ramadhan tahun ini. Kajian ini dibuka dengan introduksi mengenai makna sinergi, sinergi ini dapat diartikan dengan cara mengelola dua kekuatan menjadi satu, memadukan beberapa kekuatan menjadi satu tujuan tertentu atau satu energi. Sebab kata sinergi itu berasal dari kata sin dan energi. Sedangkan ilmu dapat diinterpretasikan sebagai sebuah energi yang sangat penting dalam pemikiran islam. Pentingnya ilmu dapat dibaca dalam surat Ar-Rahman: 33, Kata sulthon di dalamnya memiliki arti kekuatan dalam menguasai satu perkara; kekuasaan-kemampuan-dan bukti (evidence); kelapangan-kedalaman ilmu yg dimiliki oleh seseorang. Lantas bagaimana ilmu sebagai potensi manusia dapat bekerja. Ilmu bekerja dengan rasionalitas, di samping ilmu yang kita dapatkan dapat dicari melalui pengalaman empiris. Ilmu terjalin dalam suatu proses observasi, k...

Memuliakan Bulan Mulia

Segala puji Alllah, Tuhan semesta alam. Karena hanya berkat rahmat, taufik, dan hidayah-Nya. Semoga kita menjadi hamba-Nya yang senatiasa bersyukur atas semua karunia dan nikmat yang Allah berikan kepada kita, utamanya nikmat iman dan nikmat islam yang kita rasakan saat ini, yang semoga dengan itu kita bisa dikumpulkan kembali di surga-Nya kelak. Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurahkan kepada sosok yang paling sibuk di hari kiamat kelak demi menyelamatkan umatnya. Siapa lagi kalau bukan, junjungan kita, rasulullah Muhammad SAW, yang syafaatnya kita nantikan di hari kiamat kelak. Karena perjuangannya pula, kita bisa merasakan indahnya islam dan berkumpul di sini sebagai saudara dalam keimanan dan ketaqwaan. Ya maashiral muslimin , Sudah berapa lama Ramadhan telah membersamai kita? Ya mungkin kurang lebih tiga hari, namun sudahkah kita memaksimalkan hari-hari tersebut dalam meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita dengan terus ibadah kita kepada Allah ta’ala. Semoga ...